Friday, 24 September 2010

if I could wish upon a star

If I could wish upon a star
Then I would hold you in my arms (in my arms)
And I know we could love once again (we could love again)
If I could turn the hands of time
Then you would love me still be mine (mine)
Baby I would be right where you are (where you are)
If I could wish upon a star
pasti tahu penggalan lagu itu kan..yups..lagu itu dari barbie..hehehehhe.. yah, masih dalam suasana melow nih..jadi ceritanya melow juga..

hmmm...dari lagu itu, jadi ingat mitos tentang bintang jatuh, hehehe..bener-bener berharap bisa menemukan bintang yang bisa mengabulkan permohonan...hehehhe...mustahil ya kayaknya..yah, namanya juga berharap..

ngomong-ngomong tentang harapan, kemarin setelah liat videonya FOB yang dance-dance..hmmm, aku jadi punya satu keinginan yang pingin banget bisa dikabulkan sama bintang jatuh,hehehe... Seandainya nih ya...hehehhe..kalo bisa jadi bintang video klipnya artis kayak FOB gitu,hmmm, ga di bayar pun gapapa, asal bisa ama PETE WENTZ, hahahahhaha..kan asik banget di video itu,bisa dance bareng Pete.. bisa pegang-pegang Pete juga...wuuuuaaaaaah...bayangannya udah jauh niih,hehehe...yah, namanya juga harapan..hehehehe.

permintaan yang sangat aneh kan...hehehe...
uia, ada lagi satu permintaanku buat si bintang..pingin banget bisa ikut maen di olimpiade,hehehhe..kan asik exist dikit, bisa ngliatin si itu maen juga kan,hehehhee...yang penting bisa terlihat di matanya dan bisa diingat olehnya,hehehhe..harapan kecilnya (yang sangat susah di kabulkan) adalah bisa menyumbangkan sesuatu untuk himpunan saat olimpiade,hehehhe...amiiinn

Wednesday, 22 September 2010

orang tua

saya sedang dalam suasana sangat melow nih..jadi mungkin postingnya ga seceria biasanya. yah, mungkin karena masih dalam suasana rumah kali ya...

beberapa hari yang lalu, bagi anak kos seperti saya pasti pulang kampung untuk liburan bersama keluarga. disaat kebersamaan itu, saya berpikir,sampai kapan ya saya bisa bersama mereka semua. dan tiba-tiba timbul pikiran  "mereka sudah merawat saya sekian lama, apakah saya sempat membalas budi baik orang tua saya selama ini". Biasanya saya sih ga pernah mikirin masalah tetek bengek hidup, karena pasti mikir..minta aja ntar ke ortu.. Tapi setelah ada pikiran itu, saya jadi berpikir jika menginginkan sesuatu.

kalau dipikir-pikir, orang tua kita tidak pernah mengeluh terhadap setiap permintaan yang kita ajukan. kalaupun ga bisa memenuhi pasti dari mulut mereka akan terucap janji untuk mengusahakan. sedangkan kita, kadang untuk membantu ortu aja masih merasa enggan. besar banget pengorbanan orang tua kita. oleh karena itu, yuk jangan malas-malas untuk membantu ortu kita. hitung-hitung menyicil hutang budi mereka...