Thursday, 16 June 2011

kp deeh....



Dua minggu kemarin, aku kerja praktek aka KP di pulau pabelokan. Pulau pabelokan tuh termasuk gugusan kepulaua seribu. Sebenernya enak sih daripada KP di jakarta. Kamar udah kayak hotel,makan gratis, fasilitas olahraga banyak. Sayangnya, disana tuh full cowok, waktu KP yang cewek Cuma aku dan temenku aja. Alhasil deh jadi sorotan orangt-orang (yah, tapi kayaknya aku dianggap kayak cowok deh, jadi pada ga merhatiin)
Trus, aku disana Cuma ngebaca buku. Ga kerja apa-apa. Cuma belajar dan belajar, hahahaha. Kalaupun berhadapan dengan lapangan, maksimal Cuma lihat aja,hehehehehe. Tapi, kp disana lebih enak daripada KP di jakarta (office nya). Aku lebih ga betah kalau tinggal di jakarta, heheheehehe. Habisnya makin invis kalau di jakarta.
Di pabelokan tuh, aku lumayan seneng sih (kalau misalnya TV dan sinyal full),karena disana lebih menantang. Ga leha-leha aja, haahahahha..
Kurangnya itu, aku ga bisa melakukan apa yang kumau.hahahahaha. yah mau gimana lagi, statusnya Cuma mahasiswa kan,hahahahahaha,,
Kalau misalnya ditanya kangen atau ngga, jujur aku lebih kangen sama turbin dan operator di sana daripada ama orang-orangnya.hahaaha...

Saturday, 28 May 2011

tik tok tik tok

sekarang kondisiku mulai melemah. sejak masuk ke bangku perkuliahan, fisikku makin menurun. apalagi dengan ospek dari fakultas dan jurusan, membuatku makin lemah. pernah sekali aku sampai hampir menuju kematianku saat ospek jurusan karena terlalu capek.

fisikku makin lemah, saat orang yang aku sayangi ternyata memilih wanita lain. mungkin pengaruh mental, membuatku makin lemah. hampir setiap hari, aku bisa dipastikan pingsan berkali-kali. kondisi fisikku yang sangat lemah tidak membuatku patah semangat.aku harus selalu ceria dihadapan keluarga dan temanku.

kondisiku agak membaik, saat ada seseorang yang dekat denganku. tapi, dia tidak membuat kondisi makin baik. kadang sangat sedih, jika mengingat pada akhirnya aku harus meninggalkannya. tapi, aku tidak bisa melawan maut yang akan segera datang.

saat ini, aku hanya bisa pasrah dan menunggu takdir datang menjemput.
jika aku dibilang pesimis, itu salah, karena segala cara telah kulakukan. yang sekarang kulakukan hanyalah agar bisa ceria di depan orang-orang, hingga kanker ini membawaku ke mulut maut.